Seperti banyak pabrikan smartphone di China, Xiaomi merilis smartphone dengan skin yang telah dimodifikasi habis-habisan. Tak jarang smartphone tersebut hadir dengan berbagai aplikasi bundling yang bertujuan untuk memotong harga. Namun, kali ini Xiaomi bermasalah bukan karena aplikasi bundling tersebut, justru aplikasi sistem dari MIUI yang kena tilang Google.

Google Play Protect mendeteksi adanya potensi pengambilan data secara diam-diam melalui aplikasi Quick apps di MIUI. Meskipun aplikasi tersebut tergolong aplikasi sistem dan tidak ada di Play Store, Play Protect masih bisa melacak semua aplikasi yang menggunakan layanan Play Services.

Quick apps sendiri memiliki fungsi yang sama dengna Instant apps milik Google. Dimana pengguna bisa mencoba aplikasi tanpa perlu menginstal. Sejak Play Store diblokir di China, Xiaomi menggunakan Quick apps ini sebagai penggantinya.

Xiaomi menyatakan sudah menghubungi Google untuk mengatasi situasi tersebut. Menurut Xiaomi adanya perubahan algoritma di Play Protect menyebabkan Quick apps terdeteksi sebagai malware. Namun fakta bahwa aplikasi sistem yang menembus izin pengguna begitu dalam memang patut dipertanyakan.

via Android Police

  Upgrade Perlengkapan YouTube di 2020..!!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.