Selama beberapa tahun kebelakang, MediaTek selalu menebar ancaman yang serius bagi Qualcomm dan itu terbukti dari penjualan chipset yang meroket serta mampu mengambil alih pucuk produsen chipset dari tangan Qualcomm.

Tapi, ada satu kelebihan dari chipset Qualcomm yang tak dimiliki oleh MediaTek dan itu ada hubungannya dengan pendistribusian update software!

Berdasarkan informasi dari Weibo yang disampaikan langsung oleh Li Ming (salah satu eksekutif di Xiaomi), filosofi pembaruan Qualcomm dan MediaTek sangatlah berbeda. Ming menyampaikan bahwa kedua perusahaan sama-sama menerima kode dari Google terlebih dahulu untuk memastikan apakah mereka siap ketika versi final Android dirilis. Bedanya, Qualcomm memilih untuk memberikan pembaruannya dalam metode “paralel” daripada metode “batch” yang digunakan MediaTek.

Tentu saja ini lebih efektif dan ini juga berarti bahwa Qualcomm bekerja untuk semua produknya secara bersamaan dan tidak ada kelompok kecil ataupun kelompok terbatas dari chipset mereka. Walaupun demikian, Ming memaklumi hal ini dikarenakan MediaTek memiliki kendala di tenaga kerja.

So, gimana nih tanggapan kamu akan hal ini? Sampaikan langsung di kolom komentar yah.

via Weibo

 

  ⚡️ Pengen Tahu Lebih Dalam Tentang Windows 11..?? Tanya Jawab Disini  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.