via LG

LG Electronics, raksasa elektronika dari Korea Selatan resmi undur diri dari kepersertaan ajang pameran Mobile World Congress 2020 di Barcelona, pada akhir Februari mendatang. Alasannya, karena virus Corona.

LG memutuskan untuk tidak mengikuti MWC 2020 guna terhindar dari virus Corona yang semakin menyebar di berbagai negara. LG khawatir penyebaran virus Corona dapat menginfeksi para karyawannya.

“Dengan mempertimbangkan keselamatan karyawan dan masyarakat umum, LG telah memutuskan untuk menarik diri dari memamerkan dan berpartisipasi di MWC 2020 pada akhir bulan ini di Barcelona, Spanyol,” tulis juru bicara LG dalam keterangannya.

“Keputusan ini akan mencegah ratusan karyawan LG yang tidak perlu melakukan perjalanan internasional, seperti yang disarankan banyak pakar kesehatan,” tambahnya.

Meski harus absen di MWC 2020, LG mengatakan akan tetap memamerkan produk smartphone terbarunya, hanya saja dalam acara yang terpisah. Rencananya acara tersebut akan dilakukan LG dalam waktu dekat ini.

“Sebagai pengganti partisipasinya dalam MWC, LG akan menyelenggarakan acara terpisah dalam waktu dekat untuk meluncurkan produk ponsel tahun 2020-nya,” katanya.

Sebelumnya LG dikabarkan akan meluncurkan dua smartphone terbarunya di MWC 2020 ini, yakni LG V60 ThinQ yang memiliki layar sekunder, serta LG G9 ThinQ.

Hingga saat ini, baru LG yang terkonfirmasi tidak mengikuti MWC 2020. Beberapa waktu yang lalu sempat muncul kabar ZTE juga tidak mengikuti, namun ZTE tetap mengikutinya dan akan memamerkan teknologi 5G di sana.

Mobile World Congress rutin digelar setiap tahunnya di Barcelona, Spanyol. Dalam pameran yang begitu kental dengan smartphone ini dihadiri oleh berbagai merek ponsel dan juga pengunjung dari berbagai negara.

GSM Association (GSMA) sebagai penyelenggara pameran ini telah mempersiapkan berbagai hal guna mencegah menyebarnya virus corona dalam MWC 2020. Seperti kegiatan membersihkan dengan disinfektan yang lebih banyak terutama di lokasi-lokasi yang sering ada kontak fisik seperti area catering, pintu masuk/keluar, toilet, dan touchscreen, hingga menambah petugas medis.

Selain itu GSMA juga menyediakan bahan untuk sanitasi dan disinfektan, sehingga pengunjung dapat menggunakan pembersih yang tersedia. Bahkan GSMA juga menghimbau untuk sementara tidak melakukan berjabat tangan dengan orang lain.

Virus corona jenis baru telah membunuh lebih dari 630 orang di seluruh dunia, mayoritasnya dari Tiongkok dan salah satunya adalah seorang dokter yang pertama kali mengetahui virus ini. Selain itu ada sekitar 31.400 orang di 25 negara yang terinfeksi virus ini.

via The Verge, GSMA

  Perang Fitur 2 Hape MAHAL!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.