Kabar terbaru datang dari salah satu sosial media terpopuler dan terbesar yaitu Facebook, yang sepertinya akan menerbitkan sebuah seksi khusus untuk menyanggah berbagai mitos umum tentang perubahan iklim. Dengan ini, bisa dibilang Facebook berupaya untuk memberi tahu para penggunanya seputar mitos-mitos menakutkan seputar perubahan iklim yang tersebar di internet.

Baca Juga:

Facebook Menargetkan Misinformasi terkait Perubahan Iklim

Ya, perubahan iklim memang sedang terjadi di dunia ini, tetapi ada banyak kesalah pahaman dan mitos-mitos yang dibuat oleh para pengguna internet terkait hal ini. Facebook pun sedang melakukan upaya untuk membantu menjelaskan tentang efek perubahan iklim tersebut.

Seperti yang dilansir dari blog resmi Facebook, dimana Facebook berupaya untuk memperluas dan meningkatkan informasi perihal ilmu iklim, dan juga memperkenalkan berbagai cara baru bagi orang-orang agar mudah menemukan hal tersebut.

The Climate Science Information Center ini memberikan user berbagai informasi dari sumber-sumber yang kredibel dari organisasi perubahan iklim. Ini adalah bentuk inisiatif baru dari Facebook untuk memberikan sebuah media dan mendedikasikannya untuk menyanggah berbagai mitos perubahan iklim yang misinformasi.

Facebook sendiri telah bekerja sama dengan berbagai pakar dari berbagai universitas yaitu George Mason University, Yale Program on Climate Change, Communication, dan University of Cambridge untuk memenuhi berbagai fakta tentang dampak lingkungan.

Facebook juga sedang mengetes sebuah fitur terbaru yang menambahkan sebuah label informasi untuk memposting tentang perubahan iklim tersebut. Facebook sebenarnya sudah pernah membuat fitur ini terkait dengan pandemi Covid-19, dan label seputar perubahan iklim ini tidak akan banyak berubah.

Negara Mana Saja Yang Bisa Menikmati Fitur ini?

Fitur Facebook climate center ini sekarang sudah tersedia di berbagai negara eropa seperti Prancis, Jerman, Inggris Raya, dan Amerika Serikat. Nantinya, fitur ini akan diberlakukan dengan jangkauan yang luas seperti Belgia, Brazil, Kanada, India, Indonesia, Irlandia, Mexico, Belanda, Nigeria, Spanyol, Afrika Selatan, dan Taiwan.

Bagi negara-negara yang belum terdaftar tersebut, maka Facebook akan mengalihkan user ke UN Environment Programme ketika mereka mencari informasi yang berkaitan dengan iklim.

Seperti yang ditulis sebelumnya, Facebook memang sudah pernah membuat fitur ini. Bahkan fitur ini juga diberlakukan ketika pemungutan suara selama pemilu AS di tahun 2020 kemarin. Untuk The Climate Sciece Information Center sendiri sudah di perkenalkan di bulan September 2020 tak lama setelah Facebook dikritik karena memberikan informasi menyesatkan terkait kebakaran California.

Tidak Semua yang Dilakukan Facebook Buruk

Memang tak bisa dipungkiri jika Facebook seringkali membuat kebijakan yang kontroversial. Tentu saja kebijakan-kebijakan ini mendapat kecaman dari banyak pihak, dan kebanyakan dari kebijakan tersebut menjadi sebuah blunder besar bagi perusahaan.

Tetapi melihat keseriusan Facebook untuk memberikan informasi yang benar terkait perubahan iklim, tentunya kita bisa memberikan sedikit apresiasi untuk Facebook.

Oke itu tadi berita tentang fitur terbaru dari Facebook, semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu semuanya ya. Jika kamu ada saran tentang aplikasi dan game yang ingin dibahas, kamu bisa berkomentar pada kolom dibawah ya, terima kasih!.

Sumber

  ⚡️ Huawei Watch Fit Elegant Edition! Apa yang Baru..??  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.