via Reuters

Cobaan yang menerpa Xiaomi karena kena blacklist oleh pemerintah Amerika Serikat pada bulan lalu akhirnya mulai terkuak. Xiaomi rupanya masuk dalam daftar hitam ini lantaran penghargaan yang diterima.

Xiaomi saat ini mengajukan gugatan hukum ke Pengadilan Distrik AS di Washington DC. Gugatan diajukan karena Xiaomi tak diberi alasan dan tak diberi kesempatan menanggapi.

Baca juga: Jelang Lengser, Trump Kini ‘Blacklist’ Xiaomi

Merespon hal ini, Departemen Pertahanan AS menjelaskan penyebab Xiaomi masuk dalam daftar hitam ini

Pada tahun 2019, CEO sekaligus pendiri Xiaomi, Lei Jun mendapatkan penghargaan “Pembangunan Sosialisme Luar Biasa dengan Karakteristik Tiongkok” dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok.

Penghargaan tersebut tertera dalam halaman biografi Lei Jun di website resmi Xiaomi, bahkan juga masuk dalam laporan tahunan Xiaomi. Penghargaan ini turut diberikan pada 100 bos perusahaan lain (termasuk Lei Jun).

Usut punya usut, Departemen Pertahanan AS memasukan Xiaomi dalam blacklist karena pemberi penghargaan, MIIT telah dianggap sebagai “fusi-sipil militer” Tiongkok.

Artinya MIIT dapat meminta perusahaan swasta untuk turut serta mengembangkan teknologi baru pada militer Tiongkok.

Sebelumnya Xiaomi masuk dalam daftar hitam atau blacklist oleh Departemen Pertahanan AS lantaran dianggap merupakan perusahaan dari militer Tiongkok. Imbasnya Xiaomi tidak diperbolehkan menerika investasi dari perusahaan asal Amerika Serikat.

Xiaomi sendiri membantah perusahaannya dimiliki ataupun terafiliasi dengan militer Tiongkok.

via The Wall Street Journal

  ⚡️ Huawei Watch Fit Elegant Edition! Apa yang Baru..??  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.