Hari ini Huawei resmi memperkenalkan Harmony OS versi terbaru dan berdasarkan keterangan yang disampaikan langsung oleh Huawei, sistem operasi ini berupaya menyatukan ekosistem perangkat pintar milik Huawei. Nantinya, Harmony OS bukan cuma akan berjalan di smartphone atau tablet saja, tetapi dapat berjalan di semua jenis perangkat pintar milik Huawei, termasuk wearable, Smart TV, dan banyak lagi. Huawei mengatakan bahwa HarmonyOS dapat berjalan di perangkat dengan RAM paling sedikit 128KB, sehingga hampir semua perangkat pintar dapat berjalan di platform tersebut.

Menariknya, Huawei selalu memfokuskan masalah konektivitas antar perangkat yang yang menggunakan Harmony OS, dimana mereka mengatakan bahwa semua jenis perangkat akan bersatu untuk membentuk sebuah “perangkat super”. Misalnya jika kamu menggunakan smartphone atau smartwatch, dengan perangkat tersebut kamu dapat mengontrol kamera atau drone, atau yang lebih simpelnya kamu dapat mentransfer panggilan video dari smartphone ke Huawei Vision TV dengan lebih mudah dan masih banyak lagi hal menarik lainnya.

Lebih ekstrim lagi, HarmonyOS dapat berjalan pada perangkat pintar yang ada di dapur misalnya oven pintar dan lemari es, dan dengan bantuan dari tag konektivitas yang disediakan, kamu dapat memeriksa suhu lemari pendingin menggunakan ponsel dengan menempelkan ponsel kamu ke semacam tag yang terpasang pada perangkat tersebut, atau kamu juga dapat menyetel timer untuk oven dengan melakukan hal yang sama.

Selain fitur-fitur menarik, Harmony OS juga menjanjikan performa yang jauh lebih baik dan lebih cepat dari EMUI berbasis Android dan platform pesaing lainnya. Huawei menerapkan fitur yang dapat mengurangi dampak kinerja ketika penyimpanan ponselmu hampir penuh, sehingga Harmony OS dapat tetap membuat perangkat membaca dan menulis data dengan konsistensi yang jauh lebih baik.

Huawei juga mengatakan sedang menyiapkan sesuatu yang disebut dengan DGraphicEngine, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja render smartphone. Fitur ini kabarnya menggunakan penjadwalan cerdas untuk mendistribusikan tugas rendering antara GPU dan CPU untuk mengurangi overhead, dan Huawei juga mengklaim bahwa mereka telah berhasil menghindari tugas rendering berulang, sehingga meningkatkan kinerja dan masa pakai baterai saat bermain game.

Gak cuma itu, Harmony OS dirancang untuk membuat aplikasi tetap hidup di latar belakang tanpa memengaruhi kinerja. Hal ini dikarenakan Huawei ingin performa yang jauh lebih stabil, karena setiap kali kamu beralih di antara aplikasi, kamu akan selalu kembali ke tempat kamu sebelumnya. Nah, daripada harus kembali, Huawei memberikan semacam tweaks agar setiap kali kamu memuat ulang aplikasi, maka kamu menemukan apa yang sebelumnya kamu sedang lakukan.

So, gimana nih tanggapan kamu mengenai Harmony OS? Adakah diantara kamu disini yang tertarik untuk mencobanya?

  12+ Alasan Beli vivo X60 5G di 2021 🔥  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.