via Xiaomi Planet

Kementerian Pertahanan Lithuania meminta warganya untuk membuang ponsel buatan China dan jangan membeli ponsel China baru. Informasi ini berdasarkan laporan Pusat Keamanan Siber Nasional Lithuania yang menguji ponsel 5G buatan China.

Laporan tersebut mengklaim bahwa salah satu ponsel merek Xiaomi memiliki alat penyensoran, sementara ponsel Huawei memiliki masalah keamanan.

Menurut laporan tersebut, ponsel Xiaomi Mi 10T 5G ditemukan memiliki perangkat lunak yang bisa mendeteksi dan menyensor istilah termasuk “Free Tibet”, “Panjang umur kemerdekaan Taiwan” atau “gerakan demokrasi”. Kabarnya, sensor tersebut dapat diaktifkan kembali dari jarak jauh oleh Xiaomi kapan saja.

Gak cuma itu saja, penelitian ini juga menemukan kalau perangkat Xiaomi mengirim data enkripsi penggunaan ponsel ke sebuah server di Singapura.

Laporan tersebut juga menyoroti kelemahan ponsel Huawei P40 5G, yang menempatkan pengguna pada risiko pelanggaran keamanan siber. Pasalnya, toko aplikasi resmi milik Huawei yakni AppGallery mengarahkan pengguna ke e-store pihak ketiga di mana beberapa aplikasi telah ditetapkan oleh program anti virus sebagai aplikasi berbahaya atau sudah terinfeksi virus.

So, gimana nih tanggapan kamu akan hal ini? Sampaikan langsung di kolom komentar.

via The Register

  ⚡️ HUAWEI SUPER DEVICE! Melihat Kecanggihan Laptop Huawei Terbaru  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.