via Samsung

Pasar tablet sempat mengalami beberapa masalah serius sebelum tahun 2020. Pengguna melihat tidak perlu membeli perangkat tablet baru setiap tahunnya dikarenakan kurangnya kemajuan yang signifikan dari segi desain ataupun fitur. Hal tersebut diperparah dengan ukuran layar ponsel yang semakin membesar, terlebih lagi kini ada perangkat foldable sehingga minat untuk perangkat tablet semakin berkurang.

Namun karena terjadi pandemi, mereka yang tiba-tiba bekerja dari rumah mau tidak mau harus membeli perangkat baru dan rata-rata pilihannya jatuh ke perangkat tablet. Hal yang sama juga berlaku untuk anak-anak yang sekolahnya dari rumah. Jadi, baik orang dewasa maupun anak-anak membutuhkan tablet baru untuk membantu mereka tetap melakukan kegiatan mereka sehari-hari.

Karena hal inilah Apple dilaporkan mendapatkan lonjak pasar untuk perangkat iPad dan peningkatannya tidak main-main yakni hingga 79% atau naik dari $4,37 miliar menjadi $7,81 miliar. Samsung juga dilaporkan ikut kecipratan hal serupa, dimana tahun depan perusahaan asal Korea tersebut dilaporkan akan meningkatkan produksi perangkat Galaxy Tab sebesar 6% sebagaimana info dari TheElec.

Sumber yang sama mengatakan bahwa pada tahun 2022, lebih dari 60% produksi Galaxy Tab akan mencakup seri Galaxy A kelas bawah dan kelas menengah. Untuk menghemat biaya pengembangan Galaxy Tab A series, Samsung kabarnya akan memproduksinya menggunakan Joint Development Manufacturer (JDM). Hal ini memungkinkan Samsung untuk bekerja dengan pihak ketiga dalam hal desain dan juga pengadaan suku cadang.

via TheElec

  ⚡️ 8,999 Jutaan! Unboxing Samsung Galaxy S21 FE 5G Resmi Indonesia  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.