Pada tahun 2019 lalu, Nokia yang berada di bawah naungan HMD Global meluncurkan ponsel flagship yang telah lama dinantikan yakni Nokia 9 PureView. Sayangnya, seri PureView baru tidak diterima dengan baik dan dengan banyaknya rumor terkait permasalahan di ponsel tersebut — khususnya di bagian kamera, membuat seri Nokia 9 PureView kurang berhasil dipasaran.

Setelah itu, HMD Global tidak pernah merilis seri ponsel flagship lagi dan mulai fokus dalam pengembangan smartphone entry-level dan mid-range serta beberapa seri ponsel feature. Hal ini bertujuan agar ponsel Nokia dikenal sebagai perangkat yang dapat diandalkan karena memiliki daya tahan baterai yang baik, label harga yang terjangkau serta memiliki dukungan selama beberapa tahun.

Nah, hari ini HMD resmi mengumumkan bahwa mereka sudah melempar handuk terkait dengan ponsel flagship — sebagaimana yang dijelaskan oleh Adam Ferguson selaku kepala pemasaran HMD Global kepada Android Authority, dimana intinya adalah membuat ponsel dengan harga $800 tidak masuk akal bagi HMD Global untuk saat ini.

Jadi, apakah ini merupakan tujuan yang tepat bagi HMD Global? Mungkin iya dan mungkin juga tidak.

Jika kita melihat strategi milik beberapa OEM seperti HTC dan juga LG yang hanya menjual produk flagship, maka bisa dipastikan akhirnya tidaklah baik. Namun jika kita melihat harga perangkat Nokia saat ini, maka sangat sulit bagi mereka untuk bersaing dengan para kompetitor lain seperti Xiaomi, realme dan yang lainnya dalam segmen pasar yang sama.

via Android Authority

  ⚡️ 3 JUTAAN! 7 Alasan Kenapa Beli OPPO A76 (Review)  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.