via Techradar

Smartphone Essential Phone PH-1 yang dirilis tahun lalu dan digawangi oleh pendiri Android, Andy Rubin, jauh dari kata berhasil. Dalam riset IDC, pengapalan smartphone ini minim sekali.

Hasil riset ini disebar oleh Direktur Riset lembaga riset IDC, Francisco Jeronimo, melalui beberapa cuitan yang dikirim ke akun Twitter miliknya. Dan salah satu kicauannya, membahas jumlah pengapalan Essential Phone.

Hasil riset ini mengungkap jumlah pengapalan smartphone Essential Phone yang sangat kecil pada tahun 2017 lalu, yakni hanya 88.000 unit smartphone saja.

Perlu menjadi catatan, penghitungan jumlah pengapalannya sendiri dilakukan sejak bulan Juli 2017 lalu.

Nampaknya upaya Essential untuk mencoba menarik banyak pembeli smartphone buatannya tidak berjalan lancar, padahal sudah berkali-kali memberikan promo diskon tiap pebelian smartphone ini, hingga akhirnya harganya turun menjadi USD 499, dari awalnya USD 699.

Angka ini jauh jika dibanding dengan smartphone Google Pixel yang berhasil dikapalkan sebanyak 3.9 juta unit. Jeronimo yang juga menulis jumlah pengapalan Google Pixel mengatakan, pertumbuhan pengapalan Google Pixel terus terjadi.

Namun ia mengatakan, pangsa pasar Google Pixel masih rendah, dibawah 1 persen saja.

Tak jelas apa penyebab lesunya penjualan smartphone Essential ini. Namun smartphone ini pada dasarnya mempunyai spesifikasi yang tergolong flagship, seperti prosesor Snapdragon 835, RAM 4GB, memori 128GB, dan layar 5.7 inch beresolusi QHD.

Bahkan smartphone ini menggunakan bahan material yang tidak lazim pada smartphone-smartphone lainnya. Bagian layarnya dilapisi Gorilla Glass 5, sedangkan bagian belakangnya memakai bahan Ceramic, dan pada bingkainya menggunakan Titanium.

via Phonearena

  Poco F1 Android Pie, Performa Naik!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.