via Alphr

Salah satu smartphone Huawei yang baru diluncurkan beberapa waktu lalu, Huawei P20 Pro, nampaknya akan menyapa calon konsumennya di Indonesia. Keduanya kini telah lulus sertifikasi.

Smartphone yang menjagokan fitur fotografinya ini telah lulus uji Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) oleh Kementerian Perindustrian, dengan nama model CLT-L29.

Huawei P20 Pro lulus tingkat kandungan lokal sebesar 31.08 persen, dan sudah mendapat sertifikat lulus TKDN sejak 19 Maret lalu.

Baca Juga:

Huawei diketahui tidak hanya berniat memasarkan Huawei P20 Pro saja. Ada Huawei Nova 2 Lite yang juga telah lolos TKDN dengan nama LDN-LX2, dengan tingkat kandungan lokal sebesar 30.12 persen.

Selain itu, turut pula smartphone dengan nama model ATU-L22 yang belum diketahui identitas sebenarnya. Smartphone Huawei ini punya tingkat kandungan lokal yang sama dengan Nova 2 Lite.

Huawei P20 Pro mempunyai layar berukuran 6.1-inch FullView OLED dengan resolusi Full HD+ berasio 18,7:9. Layar Huawei P20 Pro mempunyai notch alias “poni” dibagian atasnya yang membuatnya seperti iPhone X.

Untuk hardwarenya sendiri, Huawei mempercayakannya pada prosesor octa-core Huawei Kirin 970, GPU Mali-G72 MP12, RAM sebesar 6GB, serta memori internal berkapasitas 128GB.

Yang menariknya, jika smartphone lain mempunyai dua kamera di belakangnya, Huawei P20 Pro punya tiga lensa kamera dari Leica. Kameranya ini terdiri dari kamera RGB beresolusi 40MP, lensa monokrom 20MP, dan lensa telephoto 8MP.

Sayangnya belum diketahui berapa harga Huawei P20 Pro di Indonesia. Sebagai informasi saja, Huawei menjual smartphone ini di Eropa seharga 899 Euro atau Rp 15,3 jutaan.

Tertarik memilikinya?

  Apa Kelebihan Android One..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.