via CNET

Urungkan niat kalau kamu ingin mengirim smartphone Huawei ke Amerika Serikat, pasti akan sia-sia! Lho, kenapa?

Adam Smith, penulis di PC Magz menceritakan pengalaman tak mengenakkan ini. Ia ingin mengirimkan ponsel Huawei P30 Pro dari Inggris ke Amerika Serikat dengan memakai jasa pengiriman dari Parcelforce yang berkerjasama dengan FedEx untuk mengantar barang ke Amerika Serikat.

Ia mengisi data-data paket tersebut, termasuk model atau tipe ponsel, merek ponsel, dan nomor IMEI ponsel.

Baca Juga:

Namun alih-alih ponsel tersebut sampai, rupanya Huawei P30 Pro tersebut malah kembali ke London, Inggris. Setelah dilacak, setelah paket berisi ponsel flagship teranyar Huawei tersebut dikirim dari London, ponsel ini kemudian tiba di Indianapolis, Amerika Serikat.

Tapi ternyata paket tersebut hanya ada lima jam di Indianapolis sebelum akhhirnya dikirim kembali ke London di hari yang sama. Kini ponsel tersebut sudah ada ditangan Smith kembali.

Dalam paket yang dikembalikan tersebut ditempeli sebuah tulisan yang berisikan FedEx mengembalikan paket Huawei P30 Pro tersebut karena masalah yang dihadapi pemerintah AS dengan Huawei dan pemerintah Tiongkok.

FedEx sendiri lewat akun Twitter memang mengakui mencekal produk Huawei untuk dikirim ke Amerika Serikat sebagai bagian dari sanksi blacklist yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Huawei dan 68 perusahaan afiliasinya.

FedEx pun akhirnya angkat bicara secara resmi dan meminta maaf atas kesalahan ini. FedEx mengatakan pihaknya “menerima dan mengangkut semua produk Huawei kecuali untuk pengiriman apapun ke Huawei dan entitas perusahaan dalam entity list Amerika Serikat.”

Sementara itu juru bicara Huawei menyebut FedEx salah mengartikan executive order dan entity list yang diberlakukan AS, dan menyebabkan paket berisikan ponsel Huawei ini gagal sampai AS.

Seperti yang kita ketahui, Amerika Serikat memberikan sanksi perdagangan kepada Huawei dan memasukkannya dalam daftar hitam. Akibatnya semua perusahaan di AS dilarang memasok komponen hardware ataupun software ke Huawei.

Imbasnya, Google pun akan mengakhiri kerjasama dengan Huawei pada Agustus nanti. Huawei terancam tak akan lagi bisa memakai Android dengan ragam aplikasi dan layanan Google seperti Google Search, Google Maps, Gmail, hingga Google Play Store di dalam smartphone.

via PC Magz, The Verge

  Review + Giveaway Headphone Bluetooth!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.