via Lets Go Digital

Buat kamu yang sering berpetualang ataupun tinggal di daerah yang tidak ada sambungan listrik, Xiaomi nampaknya ingin menghadirkan smartphone baru yang bisa menjawab masalah itu semua.

Hal ini terungkap dalam paten yang diajukan Xiaomi ke Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO). Dari sinilah disebutkan Xiaomi tengah mengembangkan sebuah smartphone dengan panel surya dibagian belakangnya.

Baca Juga:

Paten ini telah diajukan oleh Xiaomi sejak 27 Juli 2018 dan baru terinput di WIPO pada 2 Agustus 2019 lalu.

Kalau dilihat dari sketsa paten ini, nampak bagian depan smartphone dipenuhi oleh layar serta tidak ada notch pada atas layarnya. Tapi tak dijelaskan bagaimana mekanisme kamera depannya, apakah pop-up atau slider, atau malah tersembunyi di bawah layar.

via Lets Go Digital

Sedangkan di bagian belakangnya dapat kita lihat ada dua kamera belakang di sudut kanan ponsel, dan panel surya. Blog Lets Go Digital juga membuat render berdasarkan sketsa paten ini.

Tidak nampak sensor sidik jari di sketsa paten ini, sehingga besar kemungkinan sensor tersebut ada di bawah layar smartphone dengan mengusung teknologi in-display fingerprint.

Panel surya inilah yang bermanfaat untuk mengisi daya baterai ponsel. Sehingga dikala ponsel kehabisan baterai dan jauh dari sumber listrik atau listrik sedang padam seperti beberapa waktu yang lalu, ponsel cukup di jemur selama beberapa jam di bawah sinar matahari untuk mengisi ulangnya.

Metode pengisian baterai yang ramah lingkungan pada smartphone ini sebenarnya bukan yang pertama. Sebelumnya Samsung pernah meluncurkan sebuah ponsel dengan fitur serupa bernama Samsung Blue Earth yang dirilis 2009 lalu.

Tak diketahui kapan Xiaomi bakal memproduksi smartphone ini dan menjualnya di pasaran.

Hmm.. gimana komentar kamu?

via Phone Arena

  Review Samsung Galaxy Watch Active 2  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.