via TheCustomDroid

Perilisan resmi dari Android 11 mungkin baru akan terjadi 4-5 bulan ke depan, itupun kalo gak ada keterlambatan (karena wabah COVID-19). Tapi, XDA-Developer menemukan sesuatu yang menarik di Vendor Test Suite (VTS) milik Google.

Berdasarkan laporan terbaru dari XDA-Developer, Google dikabarkan akan memaksa semua perangkat yang nantinya menjalankan Android 11 untuk mengimplementasikan fitur seamless update.

Apa itu Seamless Update?

Balik lagi ke tahun 2016 dimana partisi Android masih terbagi atas dua partisi, yakni partisi A/B. Nah, dengan terbaginya 2 paritisi inilah OEM dapat menerapkan fitur bernama seamless update. Fitur ini memberikan user kemudahan untuk menginstal pembaruan sistem di latar belakang, sehingga patch bulan ataupun update mayor bisa tetap di instal selagi pengguna tetap menggunakan ponselnya. Selain itu, keuntungan dari memiliki dua partisi adalah dapat melindungi perangkat jika prosesnya mengalami kesalahan atau kegagalan.

Jadi, perangkat kamu akan selalu memiliki cadangan (back-up) yang tersedia jika suatu saat terjadi masalah pada salah satu partisi dan sistem dapat dengan mudah memutar ulang dengan melakukan boot ke partisi yang lain.

Untuk saat ini sudah ada banyak OEMs yang tetap menerapkan dua partisi (beserta seamless update) pada ponsel mereka seperti OnePlus, LG, HTC, Motorola, Google, ASUS, dan juga Sony. Sayangnya, Samsung dan Huawei masih belum melakukan hal serupa, termasuk untuk ponsel kelas premium milik mereka seperti Samsung Galaxy Fold ataupun Huawie Mate X.

So, untuk infromasi yang lebih detail akan hal ini, mari kita nantikan saja bersama beberapa waktu ke depan dan pastikan kamu nantikan informasi lengkapnya hanya di DroidPoin.

via XDA Developers | AOSP Gerrit

  Review Xiaomi Mijia LCD Writing Tablet — Tablet Murah Cuman 285 Ribuan! 🔥🔥  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.