via Japan Bullet

Kalau ngomongin soal masalah update untuk perangkat Android, mungkin cuma segelintir OEM saja yang bisa dibilang peduli dan rajin memberikan update ke perangkat miliknya, baik itu hanya sekedar update minor yang dirilis tiap bulan ataupun update mayor yang dirilis setahun sekali.

Menariknya, beberapa waktu lalu para pengembang Android meluangkan sedikit waktunya bagi para pengguna yang memiliki pertanyaan seputar update Android dan kebetuluan sekali, dari sekian banyak pertanyaan yang disampaikan, ada satu pertanyaan yang jadi trending yakni mengenai buruknya pendistribusian update dari OEM!

Jadi apa penyebab dari buruknya pendistribusian update Android oleh OEM?

Dari sekian banyak jawaban yang muncul (kamu bisa cek pada halaman sumber di bawah), inti masalah yang dihadapi oleh OEM ada di bagian pendanaan. Sesungguhnya, OEM ingin perangkat mereka tetap mendapat update Android selama tidak mengganggu pengalaman pengguna. Namun, mereka terkendala oleh biaya update yang mahal.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Mishaal Rahman dari XDA-Developer, untuk sekali update (mulai dari tahap pengembangan untuk menggabungkan SPL terbaru, waktu pengujian internal, pengujian operator, dll.) OEM harus mengeluarkan biaya hampir $500.000 atau sekitar Rp 7.184.159.292. Harga tersebut hanya untuk update minor atau update bulanan yang berisikan perbaikan serta patch security dan untuk update mayor yang isinya berupa fitur baru serta berbagai hal lainnya akan menghabiskan biaya lebih mahal lagi.

Pastinya bisa dibayangkan oleh kamu, untuk OEM yang merilis perangkat dalam jumlah sedikit (masih dalam hitungan jari) dan ditambah perangkat tersebut adalah perangkat flagship dengan banderol harga yang mahal, mungkin mereka masih bisa menawarkan 2-3 tahun update mayor dan minor. Tetapi, jika itu adalah OEM yang merilis perangkat baru setiap bulan dan mengambil keuntungan yang sedikit dari perangkat tersebut, maka kamu jangan meminta lebih. Karena mendapatkan update mayor satu atau mungkin hingga dua kali bisa dianalogikan seperti mendapatkan sebuah keajaiban. 😁

Cuma ada satu solusi untuk masalah ini yakni OEM harus bisa membuat skin Android mereka jadi lebih mudah diperbarui. Apalagi Google sudah memudahkan setiap OEM yang hendak melakukan update dengan Project Treble dan Project Mainline. Sehingga nantinya biaya yang dikeluarkan oleh tiap-tiap OEM untuk update tidak membengkak seperti saat ini.

So, gimana tanggapan kamu akan hal ini? Sampaikan langsung di kolom komentar.

via Reddit

  Redmi 9A Indonesia: Kenapa Bisa Murah..??  

BELI GADGET MURAH DISINI AJA

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.