Sudah cukup lama saya menjadi pengguna setia smart band milik Xiaomi yakni Mi Band (kalau tidak salah 3 tahun kebelakang), mulai dari Mi Band generasi ke-2 hingga ke generasi 4 dan ketika Xiaomi mengumumkan Mi Band 5, saya pun sempat berpikir beberapa kali untuk melakukan upgrade. Walaupun sebenarnya Mi Band 4 saya masih dalam kondisi yang amat sangat prima dan tanpa baret di layar.

Namun, ketika akhirnya wearable tersebut masuk di Indonesia (yang versi non-resmi) saya batalkan niat saya untuk mengambil Mi Band 5 karena harganya yang masih belum wajar (sekitar Rp 600 ribuan). Tiga bulan berlalu dan saya pun sudah memasukkan perangkat tersebut ke dalam wish list, namun ketika harga perangkat ini sudah masuk di akal (sekitar Rp 450 ribuan), saya justru menemukan deal yang jauh lebih menarik dibandingkan Mi Band 5 yakni TicWatch E2!

Sebagai tambahan informasi untukmu, TicWatch E2 merupakan smart watch dari Mobvoi yang menggunakan Wear OS dengan spesifikasi yang sebenarnya agak ketinggalan jaman (karena dirilis pada tahun 2018/19) seperti Snapdragon Wear 2100, RAM 512MB dengan internal 4 GB, Bluetooth 4.1 dan tanpa speaker (jadi kamu gak bisa berima panggilan telepon). Yang jadi masalah, bukanlah spesifikasinya yang ketinggalan jaman, melainkan adalah harga dari smart watch yang satu ini!

Setelah sekian lama dirilis, ternyata harga TicWatch E2 masih tetap stabil bahkan hingga saat artikel ini ditulis. Dimana smart watch tersebut masih dibanderol dengan harga Rp 1,8 jutaan dan kebetulan sekali, tiba-tiba saja saya menemukan seller yang menjual TicWatch E2 dengan harga Rp 1,5 juta!

Alih-alih mengambil Mi Band 5 yang sudah dimasukkan ke dalam wish list serta punya harga yang masuk akal, saya akhirnya memutuskan untuk mengambil TicWatch E2 dengan harga yang jauh lebih mahal. Awalnya saya cukup menyesali keputusan tersebut, apalagi kalau mengingat harganya yang sebenarnya terlalu mahal untuk sebuah jam tangan. Namun, setelah dipake beberapa hari akhirnya saya sadar kenapa harga TicWatch sebanding dengan apa yang akan kamu dapatkan.

WOW! Gila nih Wear OS, sumpah enak banget!

Jujur aja, TicWatch memberikan pengalaman yang berbeda untuk saya dalam menggunakan wearable, apalagi kalau kamu adalah orang yang selalu menggunakan smart band. Hal pertama yang saya sadari, tentu aja adalah karena ukuran layar yang jauh lebih luas, lalu ada juga UI yang mudah dipahami serta software yang performanya mulus banget, belum lagi fitur-fitur yang gak kalah dibandingkan smart watch yang jauh lebih premium dari brand tetangga.

Oke, pertama-tama DroidPoin akan bahas desain dari TicWatch E2 lebih dahulu. Desainnya mungkin kaya smart watch kebanyakan yang berbentuk bulat, namun sayangnya TicWatch E2 ini gak kelihatan mewah sama sekali gaes, apalagi material yang digunakan adalah polycarbonat. Selain itu, gak ada ornamen atau motif apapun di bagian body dan juga strap dari smart watch ini, pokoknya TicWatch E2 ini punya desain jam yang basic banget deh.

Hal ini sangatlah wajar, karena pada dasarnya TicWatch E2 di desain bukan untuk gaya-gayaan (Mobvoi menyiapkan seri C2 dan Pro buat kamu yang memang modis) dan lebih cocok ke pribadi yang benar-benar ingin berolahraga. Jujur aja, desain smart watch yang basic dan gak neko-neko-neko seperti inilah yang saya suka dan sebenarnya desain TicWatch E2 gak buruk-buruk amat kok, bisalah kalau cuma sekedar digunakan untuk kegiatan sehari-hari dan DroidPoin sih cukup yakin kalau desain dari si TicWatch E2 ini gak beda jauh dengan beberapa seri Amazfit atau Honor Watch yang banderol harganya serupa.

Itu tadi untuk desainnya, kalau untuk spesifikasi hampir semuanya oke. Namun, ada masalah yang bisa dibilang lumayan serius bagi TicWatch E2, dimana wearable ini bagaikan dua mata pisau!

Di satu sisi, smart watch ini didukung dengan Wear OS yang performanya sangat-sangat baik dan berjalan dengan begitu mulus, walaupun spek dari smart watch ini sebenarnya udah agak ketinggalan jaman. Pokoknya kalau urusan performa, DroidPoin berani jamin deh kalau si TicWatch bakal menawarkan pengalaman yang jauh lebih baik ke pengguna dibandingkan smart watch dengan kisaran harga yang sama.

Gak cuma itu aja, smart watch ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur olahraga yang begitu banyak dari aplikasi Google Fit atau Tic Exercise milik TicWatch, belum lagi ada fitur tahan debu dan air 5ATM sehingga kamu gak perlu khawatir ketika membawa berenang smart watch ini.

Lalu UI-nya (baik itu di aplikasi Wear OS yang ada di smartphone ataupun di smart watch) sangatlah mudah untuk di pahami. swipe ke bawah (layar) untuk memunculkan shortcut, ke atas untuk melihat notifikasi, ke kanan untuk berinteraksi dengan Assistant dan juga ke kiri untuk menambahkan kartu aktivitas atau aplikasi yang ada di smart watch kamu. Lalu ada juga satu tombol yang multifungsi dibagian kanan, tekan sekali untuk kembali ke home atau membuka app drawer, tekan dan tahan 2-3 detik untuk memanggil Google Assistant serta tekan dan tahan yang lama untuk memunculkan opsi menonaktifkan atau mereboot smart watch tersebut.

Pokoknya pengalaman pengguna amat diutamakan apabila kamu memilih untuk menggunakan Wear OS. Namun, dilain sisi ada satu kekurangan dari Wear OS yang sepertinya sudah mendarah daging dan masalah tersebut adalah daya tahan baterain yang tidak sebaik smart watch milik brand tetangga. Dimana, smart watch yang menggunakan Wear OS biasanya cuma bisa bertahan hingga seharian lebih dikit aja jika dalam penggunaan penuh (termasuk always-on display, notif dan lain-lain) atau maksimalnya bisalah untuk 2 hari dengan penggunaan yang penuh keterbatasan.

Jadi, untuk siapakah TicWatch E2?

Kalau ditanya buat siapa, smart watch ini bakal cocok banget buat kamu yang ingin beralih ke platform Wear OS atau buat kamu yang sekedar nyari smart watch murah (murah disini jangan disamakan dengan smart band yah) dengan fitur serta mode olahraga yang cukup lengkap, lalu gak neko-neko (harus punya motif dan desain tertentu atau menggunakan bahan dari stainless steel biar terlihat mewah) dan yang paling penting adalah mengutamakan pengalaman penggunanya (gak ngelag, atau freeze dan lain-lain).

Tapi, kalau kamu adalah orang yang modis, maaf saja smart watch ini gak bakal cocok buat kamu, mungkin kamu bisa ambil smart watch milik Samsung, Huawei, Oppo atau Apple Watch sekalian.

Mungkin itu aja dulu yang bisa DroidPoin sampaikan untuk saat ini, kalau kamu punya pertanyaan seputar Wear OS ataupun TicWatch E2. Kamu bisa tanyakan langsung di kolom komentar.

  UNBOXING APPLE WATCH SERIES 6 + NYOBAIN FITUR BARU!  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.