via Abacusnews

Walaupun saat ini penjualan ponsel Huawei berada dalam kondisi yang amat begitu baik, namun masalah belum mau pergi dari produsen ponsel asal Tiongkok tersebut.

Setelah “berperang” dengan Amerika yang mana berujung pada masuknya Huawei ke dalam daftar hitam (blacklist) dari berbagai perusahaan teknologi, beberapa hari lalu Huawei dipastikan bakal segera kehilangan hak kerja sama dengan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). Hal ini mengakibatkan nasib dari divisi chipset milik Huawei yakni HiSilicon Kirin berada di ujung tanduk dan tinggal menghitung hari saja sebelum nantinya dibubarkan!

Hal tersebut diperkuat dengan perkataan dari Yu Chengdong yang mana merupakan CEO konsumen dari Huawei, dimana ia sempat mengatakan bahwa produksi dari chipset Kirin akan diberhentikan (gak tau sementara atau selamanya) setelah tanggal 15 September 2020.

Seharusnya hal ini cuma berlaku sementara, karena bukan hanya TSMC yang saat ini jadi partner Huawei dalam pengembangan chipset. Karena ada juga Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) yang berbasis di China, perusahaan tersebut sudah beberapa kali membantu Huawei mengembangkan chipset miliknya dan yang paling terbaru adalah seri Kirin 710A.

Namun, beberapa analis memprediksi bahwa kerja sama antara Huawei dan SMIC tidak akan berlanjut, pasalnya SMIC belum punya keahlian dalam membuat chipset flagship dengan fabrikasi 5nm seperti pada HiSilicon Kirin 1020 yang akan dirilis pada smartphone Huawei Mate 40 series pada 14 September nanti.

Dengan demikian, masa depan divisi chipset milik Huawei yakni HiSilicon menjadi sangat tidak jelas, apakah memang akan tamat dan segera balik kanan atau berlanjut dengan SMIC, namun dengan banyak keterbatasan.

Kalau menurut kamu gimana? Sampaikan aja langsung di kolom komentar!

  UNBOXING APPLE WATCH SERIES 6 + NYOBAIN FITUR BARU!  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.