Saat ini Korea Selatan sedang dilanda musim dingin yang ekstrim, dimana pada tanggal 8 Januari lalu suhu disana mencapai -18°C dan ternyata itu berdampak pada ponsel lipat milik Samsung yakni Galaxy Z series (baik itu fold ataupun flip).

Berdasarkan laporan dari Sammobile, beberapa pengguna Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip mengalami masalah pada layar mereka, padahal mereka hanya menggunakan smartphone sebagaimana mestinya (cuma melipat layarnya doang).

via Sammobile

Harus diakui, jika kita bandingkan dengan layar ponsel pada umumya, maka layar ponsel yang dapat dilipat memang jauh lebih rentan terhadap kerusakan pada suhu yang begitu rendah. Suhu dingin akan membuat sebagian besar material berkontraksi (apalagi di seri Galaxy Z Fold terdapat gap/ruang kosong yang lumayan besar) dan panel lipat yang jauh lebih lembut dapat berubah bentuk jauh lebih mudah daripada panel yang kaku dan datar, yang berpotensi menyebabkan kerusakan permanen.

Walaupun Galaxy Z Fold 2 dan Galaxy Z Flip sudah dibekali dengan lapisan UTG (Ultra-Thin Glass) yang membuatnya lebih tahan terhadap suhu beku daripada panel lipat lainnya. Tetapi nyatanya lapisan UTG saja masih belum cukup untuk suhu yang lebih dingin dan masalah lainnya adalah Galaxy Fold yang asli atau yang versi awal, sama sekali tidak dibekali dengan UTG sehingga jauh lebih rentan dibandingkan versi terbaru.

via Sammobile

  ⚡️ Huawei Watch Fit Elegant Edition! Apa yang Baru..??  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.