Mungkin saat ini kita hidup dimana dunia digital menjadi sebuah dunia kita, bahkan kita pun rela menghabiskan banyak waktu tiap harinya hanya untuk menjelajahi dunia maya dan merelakkan dunia real-life kita. Mungkin saat ini kita perlu sebuah langkah untuk mendetoks tubuh kita dari segala ketergantungan digital.

Baca Juga:

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa ketergantungan terhadap dunia digital membuat kita lebih banyak kecemasan. Bisa jadi ini adalah hal yang benar, jika mungkin diantara kamu ada anak angkatan 90an atau bahkan 80an, mungkin kata-kata kecemasan/anxiety merupakan perbendaharaan kata yang sangat jarang kita temukan.

Tetapi untuk sekarang, bahkan tiap saat dan tiap hari kita selalu dirundung kecemasan, entah itu dari pekerjaan, percintaan, hate speech, hater atau segala macam, dan tentunya itu semua dimulai dari digitalisasi. Makanya sekarang ini kita harus memikirkan bagaimana pentingnya detoks digital di tubuh dan pikiran kita.

Pentingkah Digital Detoks Tersebut?

Mungkin sudah banyak penilitian yang mengungkapkan bahwa pemakaian smartphone meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan ada istilah science yang menyebutkan “nomophobia” yang mempunyai kepanjangan No-Mobile-Phone-Phobia dan ini juga masuk dalam phobia jenis baru. Meskipun kesannya mengada-ada tetapi hal ini sangatlah nyata dan efeknya pun sangat berbahaya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Daniella Otto bahwa 70% pengguna smartphone mengalami nomophobia secara moderate, lebih dari 80% mengalami nomophobia secara intens, dan hanya sekitar 20% yang mengalami nomophobia ringan. Ini makin diperparah dengan adanya Covid-19 yang membuat ketergantungan kepada smartphone menjadi sangat parah, bahkan berujung dengan angka bunuh diri.

Jadi digital detoks ini sangatlah penting untuk kita semua, supaya kita tidak menggantungkan hari demi hari hanya dengan smartphone. Mungkin saat bekerja adalah kewajiban, tetapi ketika istirahat sebisa mungkin kita menghindari pemakaian smartphone secara berlebihan. Oke kita langsung ke langkah-langkah digital detoks.

1. Tentukan Waktu Pemakaian Smarphone Anda Sendiri

Langkah pertama adalah kamu harus menentukan kapan kamu harus tidak menggunakan smartphone. Sebagai contoh aku pribadi memilih tidak memakai smartphone ketika break menulis artikel dan ketika tidur, lalu ketika nongkrong dengan teman-teman, dengan cara ini juga kita secara tidak langsung bisa membuat mengurangi pemakaian smartphone.

Banyak orang ketika bekerja memilih untuk mendengarkan podcast atau lagu di Spotify untuk mengurangi stress kerja atau supaya bisa fokus. Sayangnya ketika istirahat mereka lebih memilih menghabiskan waktunya dengan smartphone mereka, tidak hanya itu ketika nongkrong pun banyak orang asyik dengan stories Instagram, yang bahkan sampai seperti benang jahitan.

Nah, ada baiknya ketika kamu istirahat atau sekedar nongkrong dengan teman, pacar, keluarga kamu bisa mengaktifkan flight mode atau don’t disturb. Dengan flight mode ini kamu masih bisa mengaktifkan lagu untuk sekedar relaksasi ketika beristirahat.

2. Pakai Aplikasi Detoks Digital

Google jelas sangat memperhatikan fitur detoks ini, buktinya mereka masih menyematkan fitur seperti focus mode ataupun sleep time, yang merekam setiap pemakaian smartphone kamu dan tentunya bisa mengunci segala macam fitur dan aplikasi.

Jika kamu lebih tertarik dengan aplikasi pihak ketiga, ada banyak banget aplikasi detoks yang bisa membantu hal ini. Yang pertama adalah aplikasi Cleverest dan Phoneless yang memang sudah terpecaya dan bonafit untuk membantu kamu mendetoks digital tersebut. Atau mungkin aplikasi Digital Detox ini juga bisa menjadi sebuah pertimbangan bagi kamu, aplikasi ini juga sangat populer khususnya di benua Eropa

Selain itu kamu juga bisa menggunakan aplikasi meditasi untuk membantu kamu menenangkan diri. Ini juga bisa bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi kamu loh, tentunya dengan peningkatan konsentrasi ini akan membuat kinerja kamu ketika bekerja semakin meningkat.

3. Kembalikan Layanan Seperti Semula

Dengan kualitas smartphone sekarang ini, semua bisa dilakukan oleh smartphone, mulai dari mp3 player, alarm, radio, telepon, chat dengan teman ini jelas membantu tetapi juga cukup menjadi pisau bermata dua. Jadi solusinya adalah, kembalikan kembali ke sedia kala misalnya kamu punya jam weker ya pakailah hal tersebut untuk alarm kamu, atau mungkin kamu punya radio, pakailah untuk mendengarkan lagu-lagu. Ini adalah cara terbaik untuk menghindari membuka segala macam notifikasi sosial media yang seperti candu.

4. Batasi Pemakaian Sosial media

Inilah yang paling penting, batasi skala pemakaian Sosial Media kamu. Dengan me-refresh Instagram, Twitter, Facebook jelas tidak akan ada habisnya, karena tiap saat dan tiap detik selalu ada berita yang menarik untuk dilihat. Sebaiknya matikan segala bentuk notifikasi yang ada di dalam sosial media kamu itu, itu merupakan langkah yang sangat bijak.

Penelitian mengenai sosial media ini pun juga menghasilkan sebuah sentimen yang menarik, dimana dengan meningkatnya angka views ataupun like, maka ada sebuah dophamine yang membuat kita akan terus-menerus melakukan hal yang sama. Inilah yang membuat orang selalu ingin mengupdate sosial media mereka. Jadi batasi skala pemakaian sosial media kamu ya.

Konklusi

Jadi, ada baiknya mulai sekarang kamu bisa mempertimbangkan pentingnya digital detoks ini. Memang kesannya seperti berlebihan atau apapun itu, tetapi ini sangat penting loh. Semuanya pun harus seimbang, tidak ada yang melarang untuk bermain sosial media, tetapi ini jika hal tersebut berlebihan sangat tidak baik.

Jika dilihat dari sisi hardware pun, smarphone kamu pun bisa beristirahat sejenak, dan tidak tiap hari kamu harus ngecharge smartphohe karena kamu pakai tiap saat. Efek dari detoks ini juga kamu bisa menyeimbangkan antara kehidupan dunia maya kamu dengan kehidupan real-life kamu.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu semuanya ya. Jika kamu ada saran tentang aplikasi dan game yang ingin dibahas, kamu bisa berkomentar pada kolom dibawah, terima kasih!.

Sumber

  HP BATERAI BESAR SAMSUNG CUMAN 1 JUTAAN! 🔥🔥  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.