Lama tak terdengar, Google kini mengumumkan nama baru dari sistem operasi khusus perangkat wearable, Android Wear, yakni Wear OS. Apa bedanya?

Dikatakan oleh Google, perubahan nama Android Wear ini merefleksikan visi, teknologi Google, dan menjadikannya untuk semua pengguna tanpa memandang sistem operasi yang digunakannya.

via Google

Menurut Google dalam data tahun 2017 lalu, satu dari tiga pengguna Android Wear merupakan pengguna iPhone.

“Kami umumkan, nama baru yang lebih mencerminkan teknologi, visi, dan yang terpenting – orang-orang yang memakai jam tangan (dengan Android Wear buatan) kami,” tulis Google dalam laman blognya.

Akan ada 50 lebih perangkat wearable yang menggunakan Android Wear yang terdampak perubahan nama ini.

Google mengatakan akan terus mengembangkan sistem operasi khusus perangkat wearable, dan memberikan fitur baru di masa mendatang.

Sayangnya, belum diketahui kapan Google akan memberikan update besar-besaran kepada pengguna wearable dengan Android Wear/Wear OS ini. Tapi di akui Google, pihaknya tengah menggodok fitur baru.

Dikatakan Google, perubahan pada perangkat smartwatch ataupun aplikasi akan hadir beberapa minggu lagi.

Google sendiri terakhir memberikan update besar kepada pengguna smartwatch pada tahun 2017 lalu lewat Android Wear 2.0.

Perlu kerja keras bagi Google untuk dapat menggairahkan pasar smartwatch dunia yang tidak begitu sesubur smartphone, terlebih sudah dikuasai oleh Apple dengan Apple Watch.

via Phone Arena, Google

  Unboxing Nokia 1 Indonesia  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.