via CNet

Meski menjadi pabrikan pertama yang membuat smartphone Android, namun tidak membuat HTC untung hingga kini. Kerugian yang diderita hingga penjualan yang ‘seret’ terpaksa mencari jalan agar bisa berjalan dengan baik. Kabarnya HTC akan menutup operasional di India.

Ada tiga petinggi HTC di India yang hengkang, yakni Country Head HTC India Faisal Siddiqui, Sales Head HTC India Vijay Balachandran, dan Product Head HTC India R Nayyar. Bahkan HTC pun telah meminta 70 hingga 80 karyawannya untuk meninggalkan perusahaan, kecuali Chief Financial Officer Rajeev Tayal.

Baca Juga:

Dikatakan pula, HTC menghentikan seluruh perjanjian distribusi di India setelah HTC berhenti memproduksi smartphone di India sejak tahun lalu. Operasional HTC di India dikabarkan ditutup lantaran tidak sanggup lagi berkompetisi di pasar India, setelah gempuran smartphone asal Tiongkok.

Salah seorang eksekutif HTC mengatakan, HTC kemungkinan akan kembali ke India sebagai brand yang memasarkan produknya secara online saja, namun bergantung dengan kondisi perusahaan pula mengingat saat ini HTC tengah ‘berdarah-darah’ di pasar smartphone global.

Bocoran dari eksekutif HTC lainnya mengatakan, HTC tidak akan meninggalkan India begitu saja karena HTC berencana untuk menjual perangkat virtual reality, namun bisnis ini akan dikendalikan dari Taiwan.

Digosipkan akan menutup operasional dan keluar dari India, juru bicara HTC menuturkan pihaknya masih optimis dengan pasar smartphone di India, dan India menjadi pasar penting bagis HTC. HTC juga akan tetap menjual smartphone di India, serta terus berinvestasi di segmen dan waktu yang tepat.

Namun jika benar demikian, rencana ini tentu tidak akan berjalan mulus sebab ada kemungkinan HTC mendapatkan gugatan hukum dari rekanannya karena masih ada hutang yang belum dibayar.

“HTC berhutang uang beberapa puluh juta Rupee,” ujar salah satu distributor yang memasok produk HTC.

Di India sendiri, smartphone HTC didistribusikan oleh Optiemus Group lewat MPS Telecom dan Link Telecom.

Menanggapi soal ini, HTC mengaku akan bekerjasama dengan mitra bisnis HTC di India.

“Kami tengah bekerja dengan mitra untuk memastikan tidak ada disrupsi pada bisnis dan layanan kami ke pelanggan,” kata juru bicara HTC.

Secara global, HTC kini tidaklah dalam kondisi baik. Penjualannya turun 68% Year-on-Year hingga bulan Juli. HTC pun akan melakukan PHK sebanyak 1500 pekerjanya.

Sedangkan di India, Counterpoint Research menyebut pangsa pasar HTC di India kini tersisa 1% saja. Brand lain seperti Samsung, Apple, dan OnePlus mendominasi pasar smartphone kelas premium, pasar yang disasar oleh HTC di India

Apa komentar kamu?

via Economic Times

  Unboxing Nokia 1 Indonesia  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.