via CNETPosisi Samsung sebagai ‘raja ponsel dunia’ belakangan ini mulai digoyahkan oleh serbuan ponsel-ponsel brand Tiongkok yang menawarkan spesifikasi yang tinggi namun dengan harga murah. Samsung tak gentar menghadapinya dengan sejumlah senjata.

Dalam sebuah wawancara, bos Samsung Mobile DJ Koh menyebut pihaknya percaya diri dengan segala inovasi serta teknologi yang mereka buat untuk mempertahankan gelar tersebut.

“Samsung telah menjadi pemimpin pasar smartphone selama 10 tahun dan akan tetap selama 10 tahun berikutnya dengan melanjutkan inovasi dan mencitrakan pengalaman mobile yang baru,” ujar DJ Koh.

Untuk tetap mempertahankan sebagai brand ponsel nomor 1 di dunia, Samsung kini berfokus mengembangkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), konektivitas 5G, serta smartphone lipat atau foldable.

Baca Juga:

“Teknologi baru seperti 5G atau AI dan format desain baru seperti smartphone lipat memang muncul lebih cepat dari yang kami pikirkan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, smartphone lipat kedepannya akan diminati banyak orang karena kemampuannya yang bak Transformers, mengubah layar yang kecil menjadi lebih besar.

“Secara pribadi, saya melihat ada sebuah potensi yang sangat besar pada segmen smartphone lipat. Konsumen mencari layar yang lebih besar tanpa mengorbankan portabilitas,” jelasnya.

DJ Koh juga mengatakan, Samsung nantinya juga akan memberikan koneksi 5G ke lebih banyak smartphone Android Galaxy terbaru, setelah jaringan 5G telah siap dan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan.

Berdasarkan data IDC pada kuartal 3 tahun 2018, Samsung menempati posisi teratas pangsa pasar smartphone dunia dengan menggenggam 20,3%. Sedangkan posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati Huawei sebesar 14,6%, dan Apple sebesar 13.2%.

via AndroidPit

  HP Xiaomi Jadi Bersih dari Iklan  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.