Nyobain Fitur Baru Google Play — Keren!Kamu pengembang aplikasi di Google Play Store? Jangan sekali-kali berbuat curang biar gak kena batunya. Seperti yang dialami oleh Do Global, pengembang aplikasi yang terbilang besar ini harus merasakan ‘sakitnya’ didepak dari Google Play Store. Kenapa?

Do Global yang merupakan pengembang atau developer aplikasi asal Tiongkok dan telah memiliki raihan jumlah pengunduh 600 juta ini di-banned oleh Google setelah rilis temuan BuzzFeed dan sejumlah peneliti keamanan. Developer yang dimiliki oleh Baidu ini diketahui berbuat curang karena adanya ad clicks palsu untuk meningkatkan pendapatan.

Selain adanya klik iklan yang palsu, Google menyebut Do Global juga melakukan kecurangan dan pelanggaran lainnya.

“Kami secara aktif menyelidiki tindakan jahat, dan ketika kami menemukan pelanggaran, kami mengambil tindakan, termasuk penghapusan kemampuan pengembang untuk memonetisasi aplikasi mereka dengan AdMob atau menerbitkan di Google Play,” kata Google dalam pernyataannya.

Secara implisit pernyataan Google ini tegas melarang Do Global mempublikasikan aplikasi mereka di Google Play. Artinya, kita tak akan menemukan aplikasi buatan Do Global kemudian hari di Google Play.

Sedikitnya ada enam aplikasi Do Global yang diketahui terdapat kode pemograman untuk menjalankan klik iklan palsu ini yang bisa berjalan secara background meskipun pengguna tak sedang memakai aplikasi tersebut.

Do Global sendiri memiliki sekitar 100 aplikasi di Google Play Store, namun beberapa diantaranya bukan bernama Do Global melainkan Pic Tools Group. Dari total aplikasi tersebut, BuzzFeed menyebutkan ada 46 aplikasi yang sudah didepak dari toko aplikasi ini.

via The Verge

  Xiaomi Siapkan Hape 108MP Kamera!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.