via Android Authority

Larangan yang dilakukan Amerika Serikat ke Huawei diprediksi Gartner akan membuat penjualan smartphone Huawei turun. Tapi untuk saat ini nampaknya tidak terjadi, khususnya di India yang tetap laku.

Penjualan smartphone Huawei di negeri asal film Bollywood ini tetap tinggi dan laris. Croma, salah satu toko ritel elektronik besar di India mengaku permintaan smartphone Huawei di India masih tinggi.

“Dengan inovasi dan diferensiasi produk, permintaan ponsel Huawei di India tetap sangat tinggi dan salah satu merek yang paling dicari di pasar India,” kata Chief Marketing Officer Croma, Ritesh Ghosal.

Baca Juga:

Lebih lanjut lagi, ia mengaakan pengguna Huawei P30 yang baru diluncurkan di India untuk tidak khawatir. Smartphone ini dijamin akan mendapatkan pembaruan keamanan security patch, serta fitur baru seperti video dual-view, dan AR measure.

Huawei sendiri memiliki pasar utama di Eropa dan di negeri asalnya, Tiongkok. Beberapa waktu lalu DroidPoin pernah mengabarkan ke kamu kalau peminat smartphone Huawei mengalami penurunan di Eropa sebagai imbas larangan Amerika Serikat yang mengakibatkan terancamnya masa depan smartphone Huawei.

Seperti yang kita ketahui, Amerika Serikat melarang seluruh perusahaan di Amerika Serikat untuk menyediakan komponen software dan hardware ke Huawei sebagai imbas perang dagang AS dengan Tiongkok. Sanksi ini membuat Huawei kian terhimpit khususnya di bisnis smartphone.

Akibatnya, Google, Intel, Broadcom, Qualcomm, Panasonic, hingga ARM memutus kerjasama dengan Huawei sehingga membuat smartphone Huawei terbaru nantinya terancam tak memiliki berbagai layanan dan aplikasi Google termasuk Google Play Store. Selain itu Huawei akan kesulitan membeli komponen chipset ataupun mengembangkan chipset buatannya, Kirin karena dilarang ARM.

via Gizchina

  Duel Klasik VIVO vs OPPO..!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.