Di tengah pandemi ini, tidak semua ekonomi bisnis terdampak buruk terhadap bisnisnya. Ada beberapa contoh perusahaan yang malah meraup sukses karena efek pandemi ini, yang mungkin kelihatan mata adalah Zoom dan Netflix. Menarik untuk membahas Netflix ini, hingga tahun 2020 berakhir mereka sudah mempunyai total jumlah pelanggan hingga lebih dari 200 juta wow!.

Baca Juga:

Perkembangan yang sangat pesat dialami Netflix ini memang sebagian besar dipengaruhi oleh dari orang yang mengurung diri di rumah karena adanya pandemi. Tutupnya bioskop, mall, pusat perbelanjaan membuat orang mencari sebuah hiburan alternatif seperti Netflix ini. Maka dari itu membludaknya Netflix memang menjadi sebuah kebalikan dari hampir setiap lini bisnis terkena dampak negatif, dan ini menjadi menarik karena Netflix sangat berjaya di tahun 2020, lalu bagaimana pergerakan mereka di tahun ini?.

Berapa Banyak Subcriber dari Netflix?

Seperti yang dilaporkan dari rapat pemegam saham dari Netflix, pada kuartal ke-empat tahun 2020 kemarin Netflix telah menyentuh angka 204 juta pelanggan di seluruh dunia. Pertumbuhan paling pesat ada di tahun 2020 yang dilaporkan ada penambahan sekitar 37 juta pelanggan, Netflix juga mendapat pendapatan tahunan sekitar $25 miliar sedangkan laba operasi sebesar $4,6 miliar.

Sedangkan di tahun 2020 pertumbuhan terjadi di kuartal pertama (Januari-Maret) yang menggaet sekitar 15,8 juta pelanggan, yang mana ini adalah awal pemberlakuan lockdown hampir setiap penjuru dunia. Yang menarik adalah sekitar 83% persen dari pelanggan tersebut datang dari luar Amerika Serikat dan Kanada. Eropa, Timur Tengah, dan Asia menjadi penyumbang terbanyak yang tercatat sekitar 41% (diatas 15 juta), lalu di Amerika dan Kanada pertumbuhannya hanya tercatat 860.000 pelanggan baru dan ini adalah yang paling kecil.

Persaingan Netflix Dengan Platform Media Streaming Lainnya

Bisa dibilang tahun 2020 adalah kejayaan abadi milik Netflix, lalu bagaimana peta persaingan media streaming di tahun 2021?. Peta persaingan di 2021 memang sangat menarik untuk ditunggu, setelah ada beberapa platform media streaming baru dengan nama-nama besar seperti Disney, WarnerMedia, HBO Max, Hotstar+, Discovery yang menambahkan investasi mereka untuk memboosting konten original mereka.

Para kompetitor dari Netflix itu berkaca dari beberapa acara original dari Netflix yang berhasil menjadi booming di tahun 2020. Maka dari itu mereka rela menambahkan investasi supaya acara original versi mereka juga booming, sama dengan apa yang dilakukan Netflix di tahun lalu.

Pada tahun ini saja, Netflix sudah memiliki lebih dari 500 judul film maupun serial yang siap untuk dirilis. Jadi bisa dibilang untuk menghentikan kedigdayaan Netflix memang sangat susah meskipun mereka mempunyai nama-nama besar seperti Disney ataupun HBO. Bisa dibilang, tahun 2021 masih menjadi kedigdayaan dari Netflix mengingat mereka terus menerus mengeluarkan konten original yang kualitasnya sangat bagus. Tetapi yang patut digaris bawahi, mungkin tidak selancar ditahun 2020 karena kompetitor semakin banyak dan para pelanggan pun memiliki alternatif tontonan yang lain.

Tapi ini banyak pilihan juga menjadi hal bagus, karena kita bisa memilih banyak alternatif jika kita bosan dengan konten di dalam Netflix. Salah satu yang paling fenomenal mungkin adalah film Mulan yang di rilis oleh Disney, dimana mereka menjadi salah satu film terlaris di tahun 2020 kemarin.

Itu tadi artikel tentang Netflix, semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu semuanya ya. Jika kamu ada saran tentang aplikasi dan game yang ingin dibahas, kamu bisa berkomentar pada kolom dibawah ya, terima kasih!.

Sumber

  HP BATERAI BESAR SAMSUNG CUMAN 1 JUTAAN! 🔥🔥  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.