Akhirnya event anniversary Xiaomi ke-8 sudah selesai, dan ada 3 varian Mi 8 yang dirilis, ada Mi 8 Explorer Edition, Mi 8, dan Mi 8 SE. Lalu apa beda diantara ketiganya? Inilah rangkuman lengkap yang membahas detail perbedaan Mi 8 vs Mi 8 Explorer Edition vs Mi 8 SE dari berbagai sisi.

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan info teknologi terbaru, termasuk berbagai video seputar Android dari DroidPoin.com

Dari event anniversary yang diadakan Xiaomi kemarin, tidak hanya ada satu Mi 8, tetapi ada 3 varian. Mi 8 bisa dibilang sebagai versi yang standard, Mi 8 Explorer Edition merupakan versi flagshipnya, sedangkan Mi 8 SE merupakan versi murahnya. Kita akan bahas lebih detail perbedaan diantara ketiga varian M8 tersebut.

Xiaomi Mi 8 vs Mi 8 Explorer Edition vs Mi 8 SE: Apa Bedanya?
via gsmarena

Desain

Pertama dari sisi desain, ketiganya sama-sama layar full view dan dilengkapi notch. Jadi tampak depan terlihat serupa. Tetapi di bagian belakang jauh berbeda. Kalau kamu perhatikan, Mi 8 Explorer Edition memiliki body belakang yang transparan, memamerkan daleman komponennya. Sedangkan Mi 8 dan Mi 8 SE tidak transparan.

Selain itu Mi 8 Explore Edition juga tidak dilengkapi fingerprint sensor di belakang, karena memang sudah menggunakan fingerprint sensor yang menyatu di bawah layar. Sedangkan Mi 8 dan Mi 8 SE memiliki sensor fingerprint di body bagian belakang.

Ukuran

Ukurannya juga berbeda, dimana Mi 8 SE berukuran lebih kecil dengan layar 5.8 inch saja. Sedangkan Mi 8 dan Mi 8 Explore Edition lebih besar dengan layar berukuran 6.21 inch.

Face Unlock

Beralih ke teknologi Face Unlock, ketiganya juga berbeda. Mi 8 standard dilengkapi dengan sensor infra red untuk Face unlock. IR Face unlock ini memungkinkan kamu untuk unlock Mi 8 dalam kondisi terang ataupun gelap, tetapi tidak seaman Face ID di iPhone X ataupun iris scanner di Samsung Galaxy.

Sedangkan Mi 8 Explore Edition, sudah menggunakan 3D Face Recognition, sama seperti Face ID di iPhone X, yang tentunya lebih aman dari sekedar IR Face unlock di Mi 8.

Dan sebagai versi yang paling murah, Mi 8 SE tidak memiliki keduanya. Memang tetap bisa melakukan Face unlock, tetapi hanya dengan memanfaatkan kamera seperti di banyak smartphone Android kelas menengah lainnya. Artinya, agak susah digunakan dalam kondisi gelap dan tidak begitu aman.

Fingerprint

Untuk fingerprint, seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya. Mi 8 dan Mi 8 SE menggunakan fingerprint sensor standard yang ada di bagian belakang, sedangkan Mi 8 Explorer Edition punya fingerprint sensor yang menyatu dibawah layar seperti di Vivo X21.

Kamera

Pada bagian kamera, ketiganya punya kamera depan yang sama, dengan sensor 20MP. Tetapi kombinasi sensor dual kamera belakangnya berbeda.

Mi 8 dan Mi 8 Explorer Edition, memiliki dual kamera belakang 12MP + 12MP dengan 2x optical zoom, sedangkan Mi 8 SE hanya menggunakan dual kamera 12MP + 5MP tanpa optical zoom.

Spesifikasi

Beralih ke spesifikasi chipset dan storage, Mi 8 Explorer Edition merupakan yang paling powerful dengan Snapdragon 845, 8GB RAM, dan 128GB storage. Sedangkan Mi 8 berada di tengah dengan Snapdragon 845, 6GB RAM, tapi punya pilihan storage mulai dari 64GB, 128GB, hingga 256GB. Dan tentu saja Mi 8 SE jadi yang paling lemah disini dengan hanya menggunakan Snapdragon 710, pilihan 6GB atau 4GB RAM, serta 64GB storage.

Dan ngomong-ngomong, Mi 8 SE menjadi smartphone pertama di dunia yang menggunakan Snapdragon 710. Meskipun tidak sekencang Mi 8 dan Mi 8 Explorer Edition, tetapi Snapdragon 710 merupakan chipset kelas menengah terbaru dari Qualcomm yang memberikan performa lebih dibanding seri Snapdragon kelas menengah sebelumnya. Chipset ini juga sudah mendukung AI seperti di Snapdragon 845.

Baterai

Terakhir kita mau lihat baterainya. Ada perbedaan besar diantara ketiganya. Mi 8 Explorer Edition yang merupakan varian flagship paling powerful ternyata menggunakan baterai yang paling kecil diantara ketiganya, dengan hanya 3000 mAh saja. Sedangkan Mi 8 menggunakan baterai 3400 mAh, dan Mi 8 SE 3120 mAh.

Kemungkinan ini karena komponen Mi 8 Explorer Edition lebih banyak dan kompleks, termasuk dengan fingerprint reader dibawah layar, membuat sisa tempat untuk baterai lebih kecil diantara ketiganya.

Lainnya sama

Untuk hal yang lain, ketiganya cenderung sama — sama-sama berbasis Android Oreo 8.1, menggunakan MIUI 10, dual nano-SIM, menggunakan USB Type-C, dan tidak dilengkapi dengan audio jack.

Harga

Tetapi harganya jelas berbeda. Xiaomi Mi 8 standard dijual seharga 5,9 jutaan rupiah, Xiaomi Mi 8 Explorer Edition seharga 8,1 jutaan rupiah, jelas yang paling mahal. Dan Xiaomi Mi 8 SE paling murah dengan bandrol harga 4 jutaan rupiah.

Nah itulah dia perbedaan Mi 8 dengan Mi 8 Explorer Edition dan Mi 8 SE. Punya pendapat seputar flagship terbaru dari Xiaomi ini? Sampaikan pendapat kamu di kolom komentar.